Denpasar – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali kunjungi SMA/SMK ke seluruh kabupaten/kota se-Bali dalam rangka sosialisasi seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Nasional dan Provinsi Bali. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi terbaik dari seluruh daerah di Bali yang akan dipersiapkan menjadi calon pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Kegiatan ini menyasar sekolah-sekolah tingkat SMA/SMK sederajat di sembilan kabupaten/kota di Bali. Dalam kegiatan tersebut, tim Kesbangpol memberikan pemaparan terkait persyaratan, tahapan seleksi, mekanisme pendaftaran, serta kriteria penilaian calon Paskibraka.
Badan Kesbangpol Provinsi Bali yang diwakili Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa, Komang Kusumaedi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan informasi seleksi tersampaikan secara merata, sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh pelajar di Bali untuk berpartisipasi.
“kami ingin menjaring putra-putri terbaik daerah yang tidak hanya memiliki kemampuan fisik dan postur yang baik, tetapi juga berkarakter, disiplin, berwawasan kebangsaan, serta memiliki semangat nasionalisme yang tinggi,” ujarnya.
Selain sosialisasi, kegiatan ini juga menjadi ajang motivasi bagi para siswa agar berani tampil dan percaya diri mengikuti proses seleksi. Kesbangpol berharap, dari seluruh kabupaten/kota akan terpilih perwakilan terbaik yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Program Paskibraka sendiri merupakan salah satu wadah pembinaan generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, serta semangat persatuan dan kesatuan, semoga proses penjaringan Calon Paskibraka Nasional dan Provinsi Bali tahun ini dapat berjalan lebih optimal, transparan, dan melahirkan generasi muda Bali yang membanggakan serta mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.