×

Dari Ruang Kelas Menuju Panggung Inovasi, Pemprov Bali Pacu Talenta Muda Lewat Bali Digifest 2026!

Selasa, 3 November 2026 pukul 15.43 (7 jam yang lalu) | Oleh I KETUT JANUARTA, S.Sos

DENPASAR — Semangat Bali Digifest 2026 menjangkau ruang kelas. Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) menghadirkan roadshow ke sembilan sekolah untuk mendekatkan pelajar dengan teknologi, inovasi bisnis, dan literasi keuangan. Dengan Primakara University sebagai pelaksana swakelola, rangkaian ini membuka kesempatan bagi generasi muda untuk belajar, mencoba, dan melihat peluang berkarya di era digital.

Sekolah yang menjadi bagian dari rangkaian roadshow tersebut meliputi SMAN 1 Baturiti, SMAN 1 Tampaksiring, SMAN 2 Kuta, SMAN 5 Denpasar, SMK PGRI 3 Badung, SMKN 1 Klungkung, SMKN 2 Tabanan, SMAN 1 Blahbatuh, dan SMKN 1 Negara. Jangkauan ini membawa Bali Digifest lebih dekat kepada pelajar di Denpasar, Badung, Tabanan, Gianyar, Klungkung, hingga Jembrana.

Melalui kunjungan ke sekolah, Bali Digifest 2026 menjadi ruang belajar yang menghubungkan perkembangan digital dengan keseharian siswa. Materi dikemas melalui pemaparan, diskusi, tanya jawab, serta praktik sesuai topik, sehingga siswa memiliki kesempatan untuk memahami manfaat teknologi dan mengasah kemampuan berpikir kreatif.

Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Ir. Gede Pramana, S.T., M.T., dalam sambutannya menekankan pentingnya membuka akses pembelajaran digital sejak bangku sekolah agar generasi muda Bali mampu mengambil peran dalam perkembangan teknologi.

“Melalui Roadshow Bali Digifest 2026, kami ingin menghadirkan pengalaman belajar yang dekat dengan pelajar. Generasi muda Bali perlu mendapat ruang untuk mengenal teknologi, mengembangkan kreativitas, dan mengolah ide menjadi solusi yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

“Kolaborasi bersama Primakara University sebagai pelaksana swakelola, sekolah, dan para mitra menjadi kekuatan dalam memperluas manfaat kegiatan ini. Kami berharap para siswa semakin percaya diri untuk belajar dan berkarya, serta menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” tambahnya.

Sebagai pelaksana swakelola, Primakara University melibatkan mahasiswa dalam penyampaian materi yang relevan dengan kebutuhan pelajar. Kehadiran mahasiswa juga memberi ruang berbagi pengetahuan melalui contoh yang mudah dikenali siswa, mulai dari penggunaan uang sehari-hari hingga penyusunan ide usaha dan pemanfaatan aplikasi digital.

Pengenalan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) menjadi salah satu materi di SMKN 1 Klungkung. Bersama I Komang Gede Sutrisna, sebanyak 58 siswa mengenal penerapan AI dan mencoba salah satu fiturnya untuk mengidentifikasi wajah. Pengalaman langsung tersebut memberi gambaran tentang penggunaan teknologi sekaligus mengembangkan rasa ingin tahu siswa terhadap dunia digital.

Di SMAN 1 Baturiti, kegiatan LENTERA 2026 menghadirkan materi inovasi bisnis kepada 60 siswa bersama Ni Putu Aira Yushandy. Siswa diajak mengeksplorasi pemanfaatan teknologi untuk menciptakan peluang usaha dan menjawab persoalan di masyarakat. Rangkaian kegiatan juga mencakup sosialisasi Bali Digifest serta edukasi keuangan dan literasi digital dari Bank Indonesia.

Semangat kewirausahaan turut hadir melalui INTEGRAL 2026 di SMAN 2 Kuta. Sebanyak 60 siswa mempelajari Business Model Canvas bersama Ciko Aditya Pratama. Melalui studi kasus dan praktik menyusun kanvas bisnis, siswa belajar mengenali pelanggan, merumuskan manfaat produk, serta memahami sumber pendapatan dan biaya usaha. Kegiatan ini membantu mereka melihat langkah untuk mengembangkan ide menjadi model bisnis yang lebih terarah.

Literasi keuangan menjadi fokus pembelajaran di SMAN 5 Denpasar dan SMK PGRI 3 Badung. Sebanyak 61 siswa SMAN 5 Denpasar belajar bersama Made Ayu Mira Arya Putri, sedangkan 60 siswa SMK PGRI 3 Badung mengikuti pembekalan bersama Ni Kadek Intan Candra Dewi. Materi mengajak siswa membedakan kebutuhan dan keinginan, menyusun prioritas pengeluaran, serta membangun kebiasaan menabung. Diskusi menghubungkan pengetahuan tersebut dengan keputusan keuangan sehari-hari.

Di SMAN 1 Tampaksiring, sebanyak 59 siswa memperoleh wawasan mengenai perkembangan kebijakan sistem pembayaran Indonesia dari Bank Indonesia, dilanjutkan dengan materi literasi digital dari mahasiswa Primakara University. Sementara itu, melalui AKURASI atau Aksi Edukasi dan Literasi Akuntansi di SMKN 2 Tabanan, sebanyak 61 siswa mengikuti praktik Microsoft Excel untuk akuntansi bersama Ni Putu Reina Savitri dan I Kadek Japa Dhyana. Siswa mempelajari dasar Excel dan penerapan formula melalui studi kasus. Bank Indonesia turut memberikan materi sistem pembayaran dalam sesi terpisah di sekolah tersebut.

Rangkaian roadshow juga menjangkau SMAN 1 Blahbatuh dan SMKN 1 Negara. Keterlibatan kedua sekolah ini memperluas perjumpaan Bali Digifest dengan pelajar di Gianyar dan Jembrana. Melalui jangkauan antardaerah tersebut, semangat belajar dan berkreasi di era digital diharapkan semakin dekat dengan generasi muda di berbagai wilayah Bali.

Sesi tanya jawab, diskusi, dan praktik memberi ruang bagi siswa untuk terlibat aktif dalam pembelajaran. Dukungan pihak sekolah turut membantu terciptanya pengalaman belajar yang interaktif. Melalui rangkaian ini, Bali Digifest 2026 diharapkan dapat menumbuhkan minat pelajar untuk terus mengembangkan keterampilan dan menghasilkan karya yang bermanfaat.

Sampai berjumpa di roadshow selanjutnya! Pantau informasi terbaru, keseruan kunjungan sekolah, dan rangkaian Bali Digifest 2026 melalui akun Instagram @balidigifest dan @primakara.univ. Sekolahmu kapan? Tunggu kedatangan kami!