PRESS RELEASE
UPAYA PENGENDALIAN HARGA PERIODE AKHIR TAHUN 2015
Realisasi inflasi Bali pada November 2015 tercatat sebesar 0,38% (mtm) atau sebesar 3,84% (yoy). Secara kumulatif (Januari-November 2015) inflasi Bali mencapai 1,68% (ytd) yang merupakan angka terendah dalam 19 tahun terakhir. Pencapaian ini tidak terlepas dari peran aktif Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Bali yang terus berupaya melakukan pengendalian harga di seluruh daerah di Provinsi Bali, sehingga realisasi inflasi di tahun 2015 diperkirakan akan dibawah target RPJMD Provinsi Bali yang sebesar 4,4% - 4,74% (yoy) maupun target nasional yang sebesar 4% ± 1% (yoy).
Berbagai upaya telah dilakukan TPID Provinsi Bali,termasuk merapatkan barisan dalam rangka menjaga stabilitas harga menghadapi momen perayaan Maulid Nabi Muhammad, Natal dan juga tahun baru. TPID bersama instansi dan SKPD yang tergabung dalam TPID Provinsi Bali akan menggelar Pasar Murah yang dalam 1 (satu) bulan terakhir telah dilakukan 17 (tujuh belas) kali di berbagai lokasi sebagai berikut:
No
Tanggal
Lokasi
Pelaksana
1
20-Nop-15
Desa Lebih
Disperindag Bali
2
21-Nop-15
Br.Taman Sanur
PKK Sanur
3
23-Nop-15
Desa Akah
Disperindag Bali
4
24-Nop-15
Desa Peguyangan Kaja
Disperindag Kota Denpasar
5
25-Nop-15
Desa Dauh Puri Kauh
Disperindag Kota Denpasar
6
27-Nop-15
Desa Peguyangan
Disperindag Kota Denpasar
7
30-Nop-15
Desa Sumerta Klod
Disperindag Kota Denpasar
8
01-Des-15
Desa Abiantuwung Tabanan
Disperindag Bali
9
03-Des-15
Desa Menangga Karangasem
Disperindag Bali
10
05-Des-15
Nusa Penida
TPID Klungkung
11
08-Des-15
Kec. Banjarangkan-Klungkung
TPID Klungkung
12
10-Des-15
Kec. Dawan - Klungkung
TPID Klungkung
13
10-Des-15
Pasar Agung-Penatih
Disperindag Kota Denpasar
14
11-Des-15
Kelurahan Sesetan
Disperindag Kota Denpasar
15
14-Des-15
Desa Pemogan
Disperindag Kota Denpasar
16
15-Des-15
Desa Tegal Kertha
Disperindag Kota Denpasar
17
20-Des-15
Desa Ubung
Muslimat NU
Pelaksanaan pasar murah (sembako) masih akan terus berlanjut sampai dengan akhir Desember yang melibatkan Pemerintah Provinsi Bali, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali, Perum Bulog Divre Bali, PT. Pertamina, para agen, dan distributor. Komoditas yang diperdagangkan pada pasar murah antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, beras merah, dan cabai rawit. Harga yang diperjualbelikan dalam kegiatan ini dibanderol dibawah harga yang beredar di pasaran. Beras C4 dijual dengan harga Rp9.800/kg, bawang putih Rp20.000/kg, gula pasir Rp11.500/kg, dan telur ayam ras Rp14.000/10 butir. Selain komoditas tersebut, juga akan dilakukan penjualan gas oleh PT. Pertamina melalui para agen gas LPG 3 kg sesuai HET Rp14.500/tabung. Dari 8 (delapan) agen telah terjual 2.240 tabung dalam rangkaian Pasar Murah sebelumnya.Disisi lain distributor turut berpartisipasi melalui penyediaan komoditas lainnya berupa minyak goreng, beras, mie instan, dan deterjen.
Di samping pelaksanaan Pasar Murah, TPID juga secara rutin melakukan koordinasi melalui Rapat Tim Kebijakan dan Tim Teknis TPID, yang salah satunya dilakukan pada hari Kamis, 17 Desember 2015 bertempat di Kantor Pemerintahan Provinsi Bali. Rapat dipimpin oleh Asisten II Perekonomian dan Pembangunan selaku Sekretaris TPID Provinsi Bali dengan rekomendasi sebagai berikut: (i) dalam menghadapi akhir Desember 2015 dan awal tahun 2016 diharapkan kewaspadaan guna menjamin ketersediaan beberapa komoditas penting di masyarakat seperti beras, (ii) Bulog agar memperhatikan ketersediaan stok dan melanjutkan pelaksanaan pasar murah, (iii) Disperindag agar memantau pergerakan harga di tingkat distributor, mengingat potensi permainan harga (terjadinya moral hazard ) yang cukup besar, (iv) BMKG agar melakukan sosialisasi publikasi data-data terkait dengan perkiraan cuaca dan kondisi cuaca terkini dalam rangka mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.
TPID Provinsi Bali optimis melalui kegiatan pengendalian inflasi yang intensif, maka harapan untuk mencapai perekonomian Bali yang berdaya saing, berkualitas dan berkelanjutan dapat tercapai serta dapat membawa inflasi Bali menuju sasaran inflasi yang telah ditetapkan.
Denpasar, 22 Desember 2015
Dewi Setyowati
Wakil Ketua TPID Provinsi Bali