Proses pembentukan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Pusat Tahun 2026 saat ini tengah berlangsung. Berdasarkan hasil seleksi Paskibraka tingkat provinsi se-Indonesia, sebanyak enam calon Paskibraka asal Provinsi Bali yang terdiri dari tiga putra dan tiga putri resmi diundang untuk mengikuti tahapan verifikasi tingkat pusat di Jakarta.
Kegiatan verifikasi dilaksanakan pada 14 hingga 22 Juni 2026 di Jakarta, dengan pusat kegiatan bertempat di Hotel JS Luwansa Kuningan, Jakarta Selatan. Rangkaian kegiatan diawali pada 14 Juni 2026 dengan persiapan dilanjutkan pada 15 Juni 2026 dengan kedatangan dan registrasi peserta, termasuk pemeriksaan awal serta verifikasi dokumen.
Memasuki tahapan inti, pada 16 Juni 2026 peserta mengikuti verifikasi kesehatan dan psikotes, yang mencakup pemeriksaan kesehatan menyeluruh serta tes psikologi berbasis CAT. Selanjutnya pada 17 Juni 2026 dilaksanakan verifikasi Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan penilaian minat serta bakat peserta. Pada 18 Juni 2026, peserta mengikuti wawancara kepribadian oleh tim dari BPIP, DPP, dan psikolog, sekaligus penutupan tahapan penilaian.
Tahapan berikutnya pada 19 Juni 2026 dilakukan rekapitulasi hasil penilaian serta persiapan kepulangan peserta. Proses seleksi berlanjut dengan sidang penentuan akhir (pantukhir) pada 20 Juni 2026. Pada 21 Juni 2026 peserta melakukan check-out serta penyusunan berkas hasil pantukhir, sebelum akhirnya pengumuman hasil verifikasi tingkat pusat disampaikan secara resmi pada 22 Juni 2026 melalui press release.
Enam peserta asal Bali yang mengikuti verifikasi ini adalah I Made Dwi Sathya Kurniawan dari Kabupaten Badung, Kadek Pandu Ari Capriano dari Kabupaten Jembrana, I Gusti Ngurah Agung Avara Sastrawan Wibisana dari Kota Denpasar, serta tiga peserta putri yaitu Vadeline Angelia dari Kabupaten Badung, Ni Komang Gayatri Dinda Gita Arsani dari Kabupaten Karangasem, dan Ni Luh Made Pradnya Dewi Paramita dari Kabupaten Tabanan.
Melalui tahapan verifikasi ini, diharapkan para calon Paskibraka asal Bali mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya serta membawa nama baik daerah di tingkat nasional. Partisipasi ini juga menjadi wujud nyata peran generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, dan semangat nasionalisme. Untuk itu, kami memohon doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Bali agar para calon Paskibraka dapat menjalani seluruh tahapan seleksi dengan lancar serta memperoleh hasil yang terbaik.