×

Badan Kesbangpol Bali Terima Kunjungan KKL Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Negeri Semarang

Kamis, 1 Oktober 2026 pukul 09.29 (20 jam yang lalu) | Oleh AGUS SANTOSO

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Bali menerima kunjungan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) mahasiswa Program Studi Ilmu Politik, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Negeri Semarang (UNNES), di Ruang Rapat Bung Karno, Gedung Bangsa Lantai II, Badan Kesbangpol Provinsi Bali pada Selasa 29 September 2026.

Kunjungan tersebut diterima oleh Sekretaris Badan Kesbangpol Provinsi Bali, Anak Agung Bagus Suryawan dan didampingi Kepala Bidang Politik Dalam Negeri, I Made Artanegara. Kegiatan KKL menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa untuk memperoleh pemahaman secara langsung mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan dinamika kehidupan politik serta kebangsaan di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, A.A. Bagus Suryawan menyambut baik pelaksanaan KKL sebagai salah satu bentuk pembelajaran di luar lingkungan kampus. Menurutnya, kegiatan seperti ini dapat menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh gambaran secara langsung mengenai pelaksanaan tugas pemerintahan di daerah sekaligus memperluas wawasan mengenai dinamika kehidupan politik dan kebangsaan.

Ia juga berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kunjungan tersebut untuk menggali informasi dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan ilmu politik serta penyelenggaraan urusan kesatuan bangsa dan politik di daerah.

Melalui kegiatan KKL ini, mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan dengan kondisi dan praktik yang dijumpai secara langsung di lingkungan pemerintahan daerah.

Kunjungan akademik tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun hubungan antara perguruan tinggi dan instansi pemerintah. Kolaborasi semacam ini diharapkan dapat mendukung proses pembelajaran mahasiswa sekaligus memberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai peran pemerintah daerah dalam menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat kehidupan demokrasi, serta menciptakan kondisi daerah yang kondusif.