Semangat perjuangan dan nasionalisme generasi muda Bali kembali menggema dalam Lomba Pidato tingkat SMA/SMK/MA se-Provinsi Bali yang diselenggarakan dalam rangka Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Gedung Ksirarnawa, UPTD Taman Budaya Provinsi Bali.
Lomba pidato ini diikuti oleh perwakilan pelajar terbaik dari seluruh kabupaten/kota di Bali, yang masing-masing mengirimkan dua peserta berdasarkan rekomendasi Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS). Para peserta sebelumnya telah mengikuti technical meeting dan pengundian nomor urut tampil pada 30 Mei 2026 di lokasi yang sama.
Mengusung tema “Kawya Atma Kerthi” – Meraya Jiwa Perjuangan Proklamator, para peserta dituntut untuk mampu menyampaikan gagasan secara oratif tanpa membaca teks, dengan durasi penampilan antara 10 hingga 12 menit. Penilaian dilakukan secara komprehensif meliputi aspek penampilan, kesesuaian tema, penguasaan materi, penggunaan bahasa, serta amanat yang disampaikan.
Suasana lomba berlangsung kompetitif namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta yang berjumlah 18 orang ini, menunjukkan kemampuan public speaking yang memukau, sekaligus memperlihatkan pemahaman mendalam terhadap nilai-nilai perjuangan Bung Karno yang relevan dengan kondisi generasi muda saat ini.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang bersifat final, ditetapkan para pemenang lomba pidato sebagai berikut:
Juara I diraih oleh Ida Ayu Made Kirana Anjani dari SMAN 1 Semarapura, disusul Juara II oleh Ketut Elsa Matori dari SMAN Bali Mandara, dan Juara III oleh Anak Agung Ayu Aurellia Renata Nugraha dari SMAN 2 Denpasar.
Para pemenang berhak memperoleh piagam penghargaan serta uang pembinaan, dengan rincian Juara I sebesar Rp5.000.000, Juara II sebesar Rp4.000.000, dan Juara III sebesar Rp3.000.000. Penyerahan hadiah akan dilaksanakan pada acara penutupan Bulan Bung Karno VIII Tahun 2026, 30 Juni 2026 nanti.
Melalui kegiatan ini, diharapkan generasi muda Bali semakin mampu menginternalisasi nilai-nilai perjuangan, memperkuat karakter kebangsaan, serta menjadi agen perubahan yang berintegritas di masa depan.